Jumat, 10 Februari 2017

INI DUNIAKU

 Dalam perjalanan sebuah pendidikan harus selalu melakukan gerakan pembaharuan. Inovatif terus menerus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Selama ini pendidikan masih berkutat soal kecerdasan secara otak. Pendidikan tanpa memikirkan usia dan kebutuhan peserta didik. Jauh dari pandangan mata kota, sebuah tempat dipinggiran mengelola pendidikan yang berbeda. SD Islam Aisyiyah mencoba berbagai cara untuk memanusiakan manusia dengan melaksanakan pendidikan seutuhnya berorientasi pada peserta didik. Pendidikan di tempat ini lebih mengedepankan posisi peserta didik. Hal ini bertujuan agar peserta didik berpikir sesuai dengan usianya.
Di sini pula sebuah sekolah ramah anak. Mereka bermain tanpa gadget. Mereka begitu antusias bermain Dakon dan Lompat Tali. ada pula beberapa anak laki-laki yang bermain kelereng. Buktikan sendiri kalau tak percaya..!!!
Welcome To SD Islam Aisyiyah Jatinom


Minggu, 05 Februari 2017

Cinta diorama



Masih ingatkah engkau denganku? Dengan sejuta rayu engkau menghampiriku. Menerjemahkan setiap langkah keras dan gontaiku. Di bawah pohon besar, pohon yang menumbuhkan sejuta kenangan, di depan gedung bercat kuning, kita bercanda penuh dengan keceriaan. Penuh dengan tawa renyah. Bahkan tak mengenal kata pisah dalam setiap desahan nafas. Dunia hanya menjadi milik kita.
Malampun menjadi indah dalam buaian diskusi antar manusia. Perang kusir mulai bertebaran. Semuanya berebut menjadi juara layaknya persaingan kursi DPR negeri dongeng. Aku pun terlibat di dalamnya, terlibat dalam arena pertempuran itu. Engkau tersenyum. Terasa adem  jika harus mengingat senyummu malam itu. Engkau tak beranjak meninggalkan kursimu. Engkau hanya tersenyum menatapku. Hingga pagi kembali hilangkankan perang kusir.
Pagi itu, di depan dereten sepeda motor panjang. Apakah engkau ingat? Atau amnesiamu tak menginginkan pulih kembali. Jika enkau tak bisa mengingatnya, ijinkan aku membuka sedikit ingatanmu. Aku janji, hanya sedikit saja. Di situ kita seharian di jemur dalam teriknya mentari. Air putihku sudah habis sejak pagi untuk bersama kawan-kawan yang lain, dan tak ada lagi yang tersisa kecuali milikmu. Engkau duduk di depanku, memohon agar aku mau meminum air putihmu, agar aku tak kena dehidrasi , itu inginmu. Tahunitu. Ya………… di tahun itu, kita mulai berdiskusi tentang pribadi. Mengenal satu sama lain, mencoba menerima jalan takdir atas nama cinta
Oh iya, itu tidaklah lama. Perjalanan seminggu setelah kita berpisah, kita mulai merasakan keberadaan teman-teman yang lain. Kita mulai melihat bhwa dunia tak hnya berdua. Dan kau ingat apa yang terjdi? Hari-hari yang panjang tak lagi membuatku mengerti dirimu. Engkau selalu aneh. Muncul lalu tenggelam. Dan selalu berulang. Aku seperti kehilangan arah dan tujuan, tapi itu tak lama, hanya sebentar. Dan aku kembali ceria.
bukan, bukan aku jika harus patah hati. Perjalanan penuh dengan duri-duri tajam menghantam jiwaku dan juga jiwamu, namun engkau tetaplah pujangga dengan sejuta rayu dan cinta tanpa pernah lelah. Langkah hatimu mulai kabur. Hatimu mulai terpaku pada gadis itu. Ya….aku bukan gadis yang keturunan darah biru, aku hanya manusia biasa yang tak mau kenal kasta dan tak mau kenal. Saat itu, bagiku itu hanyalah sebuah terapi akan keteguhan cinta kita. Namun sayang…………….engkau benar-benar lari meninggalkanku sendirian tanpa kejelasan.
Bukan aku jika tak bisa tersenyum dalam derasnya duka. Bukan aku jika tak bisa tertawa dalam dunia nyata yang penuh dengan intrik-intrik cinta remaja. Aku masih kokoh berdiri. Aku masih kuat tertawa ngakak. Dan itu ternyata sihir ampuh yng membuat hatimu kembali padaku meski engkau tak lagi berani berucap.
Perjalanan itu memang guru yang luar biasa. Aku tak pernah tahu apa yang akan terjadi. Aku hnya manusia biasa yang tak akan sanggup menebak takdir yang maha kuasa. Sesaat engkau berpaling hatiku memang kecut. Dan sedikit membuatku lelah, lemah tak berdaya. Aku mengakuinya untuk itu. Tapi itu hanya berlangsung tidak lebih dari dua hari.
Kisah kita tak akan berhenti begitu saja, bukan? Semuanya pasti akan berakhir sampai ajal menjemput diantara salah satunya. Aku atau engkau lebih dulu. Seperti kisah romeo n Juliet. Atau  selayaknya kisah laila majnun, yang merelakan jiwanya hncur dan melayang dari jasadnya. Begitu pula dengan harapanku.

Senin, 30 Januari 2017

Ini KARTINIKU, Mana KARTINIMU?

 Gimana perasaannmu jika mamamu ikut upacara bersama denganmu? Wuih senang bukan main kan? bisa ku bayangkan rasa haru hatimu saat melihat mamamu yang cantik upacara berdampingan denganmu dan mendapatkan ucapan selamat hari kartini. Mama- mama ini antusias sekali mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati hari Kartini di SD Islam Aisyiyah Jatinom.
 Di sebelah selatan digunakan baris para mama, maka anak-anak ini baris menghadap ke arah barat. Aiiiih cantik bukan main. berpakaian ala kebaya modern dipadu dengan sepatu. inilah anak-anak calon kartini masa depan. pemegang garda depan muslimah ini siap melawan kemungkaran yang ada di masyarakat. meskipun berpakaian kebaya mereka siap bagaikan tentara wanita.
 Selain upacara, peringatan ini juga dimeriahkan dengan gelar lomba menghias tumpeng. gimana ya dengan mamamu? mama-mama di sini tergabung dalam paguyuban masing-masing kelas. sehingga lomba menghias tumpeng ini merupakan perwakilan dari kelas masing-masing. Eiits jangan salah, mama sekarang jago juga lho menghiasnya, tuh salah satu buktinya. Kereen kan?
Kalau yang ini juga perwakilan kelas tapi lomba merangkai bunga. Mamanya cantik, anaknya cantik, bunganya juga cantikkan? Bahagia lihat mama-mama dan anak-anak senang di hari Kartini tahun ini. Ini Kartiniku, mana Kartinimu? Tunggu tahun depan ya Guys...........................by by

Senin, 23 Januari 2017

KEGIATANKU



Masihkah kegiatan sekolahmu seperti masa lalu. Bebas bermain Egrang. berkompetisi dengan segala tawa. Masihkah sekolahmu belajar hal paling sederhana namun sangat sulit untuk dilakukan? semacam antri makan. Ataukah sekolahmu jauh melampaui batas imajinasi anak-anak. mereka belajar dibalik kursi saja. Tercenung dengan mata sayu memandang papan tulis. Ataukah siswa di tempatmu hanya berada di dalam kelas dengan seorang penguasa yang menceramahi.
Di tempatku, jam istirahat mereka bermain Egrang dengan sangat bahagia. Tertawa renyah bersama kawan-kawannya. Melupakan sejenak tentang kesibukan jempolnya ketika di rumah. melupakan galaunya saat tak sempat mengerjakan tugas rumahnya. Di siang harinya tak lepas dari pantauan mereka belajar antri dengan penuh suka cita. Bercanda dengan penuh ceria.

Pasukan MAHASURYA


selalu ada kenangan yang tersisa
Membuat dada bergetar
Langkahnya......
Warna seragamnya.....
Hahhhhhh...
Cetar membahana
Mengingatkan banyak suka dan duka
Panas, hujan tak dirasa
semua demi cinta
Bahagia melihatmu bercerita lewat tiupan dan kakimu
Doa kami untuk kalian semua...
Terima kasih atas perjuanganmu

Jumat, 06 Januari 2017

Anak Berkebutuhan Khusus

Pengertian Anak Berkebutuhan Khusus adalah anak yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan tidak sama dengan anak normal atau biasanya baik fisik, emosi atau mental yang sesuai dengan usianya.
Menurut KBBI Anak berkebutuhan khusus (Heward) adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketidakmampuan mental, emosi atau fisik. Untuk anak berkebutuhan khusus memerlukan pendidikan khusus pula. di Indonesia anak-anak berkebutuhan

Macam-macam anak berkebutuhan khusus yang ada di Indonesia, yaitu:
1. Tunanetra/ anak yang mengalami gangguan penglihatan
     Anak yang mengalami tuna netra atau kebutaan sebagian maupun semuanya meskipun kita  memberikan pendidikan sepenuhnya tetap membutuhkan pendidikan dengan bimbingan khusus. pelayanan pendidikan yang diberikan kepada anak tuna netra tidak boleh dibedakan dengan anak normal pada usianya. tetapi pelayanan yang diberikan harus disesuaikan kebutuhan anak tuna netra tersebut.

2.  Tunarungu / anak dengan hambatan pendengaran
      Anak yang mengalami hambatan pendengaran baik permanen maupun semi permanen. Adapun klasifikasi tunarungu menurut ensiklopedi bebas, yaitu:
  1. Gangguan pendengaran sangat ringan(27-40 dB),
  2. Gangguan pendengaran ringan(41-55 dB),
  3. Gangguan pendengaran sedang(56-70 dB),
  4. Gangguan pendengaran berat(71-90 dB),
  5. Gangguan pendengaran ekstrem/tuli(di atas 91 dB).
sama dengan anak tunanetra pelayanan pendidikan anak tunarungu juga harus mendapatkan bimbingan khusus sehingga mampu mengikuti pertumbuhan dan perkembangan anak pada usianya.

3. Tunagrahita
     Anak yang mengalami intelegensi di bawah rata-rata normal yang diikuti dengan ketidakmampuan pada perkembangan seperti adaptasi perilaku. klasifikasi anak tunagrahita berdasarkan IQ, yaitu:
  1. Tunagrahita ringan (IQ : 51-70),
  2. Tunagrahita sedang (IQ : 36-51),
  3. Tunagrahita berat (IQ : 20-35),
  4. Tunagrahita sangat berat (IQ dibawah 20).
 Anak yang mengalami tunagrahita harus mendapatkan pembinaan dan pendidikan yang menitikberatkan pada kemampuan bina diri dan sosialisasi.

4. Tunadaksa
     Anak yang mengalami hambatan pada gangguan gerak yang disebabkan oleh kelainan neuro-muskular dan struktur tulang yang bersifat bawaan, sakit atau akibat kecelakaan, termasuk cerebal palsy, amputasi,  polio, dan lumpuh. Keterbatasan ini mempengaruhi aktivitas fisik sehingga pendidikan ini dibutuhkan terapi aktifitas fisik.

5. Tunalaras
     Anak yang mengalami hambatan pada tingkat emosi dan kontrol sosial. Anak dengan gangguan tunalaras mengalami perilaku menyimpang dari norma yang berlaku.

6. Kesulitan Belajar
    Anak yang mengalami gangguan pada satu atau lebih kemampuan terkait pemahaman dan penggunaan bahasa, berbicara dan menulis yang berpegaruh pada kemampuan pola berpikir, membaca, berhitung, berbicara. Kesulitan belajar ini disebabkan karena adanya gangguan persepsi, disfungsi minimal otak, disleksia perkembangan. Anak yang mengalami kesulitan belajar memiliki IQ rata-rata atau diatas rata-rata, mengalami gangguan motorik persepsi-motorik, gangguan koordinasi gerak, gangguan orientasi arah dan ruang dan keterlambatan perkembangan konsep.

tunggu info berikutnya ya......

Senin, 19 Desember 2016

SOSIALITA

ada banyak cerita di antara para wanita
sederhana hingga sosialita
perempuan dengan sejuta warna
perempuan dengan aneka mutiara

perempuan bergelar sosialita
menabur mawar disetiap sudut warna
perempuan dengan aneka rupa 
perempuan tangan gemulai
perempuan dengan high hillnya

perempuan berwarna sosialita
menghiasi alam dengan jutaan rupa
tas baru
mutiara baru
sepatu baru 
disetiap lalu lalangnya
senyumnya cerah berwarna merah 
bergambar Soekarno Hatta
senyumnya berjuta suka 
menutup setiap luka sekitar

perempuan bernama sosialita
menaburkan sejuta luka di sekitarnya
menghujam seluruh jantung tetangganya.
perempuan bergelar berwarna dan bernama sosialita
menyerobot wajah-wajah tanpa dusta

Jumat, 18 November 2016

INGINKU

                Bunda, izinkan aku terbang melesat menembus cakrawala
            Menebarkan pesona asliku pada alam
            Biarkan aku terbang layaknya layang-layang
            Diterpa badai angkasa
            Berhamburan tanpa batas.

Pak ee....
Izinkan aku berselancar di samudera nan luas
Mengarungi setiap pulau nan indah
Biarkanlah aku jelajahi ribuan hutan nan hijau
Terdampar di setiap sudut asma Tuhan

            Bunda, kibaran jilbabmu menghantarkanku bercerita
            Tentang luasnya dunia
            Senyummu menyapaku dalam setiap rasa
            Menerpa derai air mata
            Menghapus setiap luka yang hadir dalam jiwa

Pak ee...
Langkah tegapmu telah mengajariku arti kehidupan
Indahnya warna batikmu menghembuskan cahaya surga
Menandai setiap akhir peristiwa
Menghipnotis setiap pesona nusantara

            Bunda.....
            Pak ee.....
            Izinkanlah aku berlari menyusuri semesta ini
            Dengan langkah kakiku serta doa-doamu

Jangan engkau halangi setiap desah nafasku
Karna itu anugerah Tuhan untukku
Biarkan semua berjalan sesuai kehendak sang pencipta
Menghiasi malam-malamnya dengan bintang
Menjadikan sempurna seluruh alam

            Biarkanlah layang-layangku terbang sejauh mungkin
            Karna kendalinya ada dalam genggamanmu
            Tak perlu risau
            Tuhan telah menakdirkan sebab-sebabnya.



Kamis, 17 November 2016

Aku dan Kartiniku



Lihatlah, kawan!
Perempuan berjajar itu kartiniku
Yang kadang keras bagai karang
Kadang lembut mempesona

Lihatlah, kawan!
 Perempuan kepanasan itu kartiniku
Tanpa lelah  tanpa lengah
Mengajariku membaca, berhitung
 mengerti, memahami bahkan ke kamar mandi

Lihatlah kawan!
Perempuan-perempuan tangguh itu kartiniku
Dan juga kartinimu
Tanpa suap
Tak peduli kelut menyembur
Tak peduli badai datang menghujam
Mereka tetap ada

Wahai kartiniku
Derap langkahmu penuh dengan mimpi-mimpi kami
Perjuanganmu penuh dengan cita-cita kami
Untaian mawar tak mampu menghapus keringatmu
Hanya sebuah terima kasih yang mampu terucap
Dari mulut kami
Terima kasih kartiniku


Blitar, 21 April 2016

Senin, 14 November 2016

Athalla

Namanya Athalla, gadis manis nan menyenangkan itu kembali beradu argumen dengan sangat cantik. mengalir begitu indah setiap kata yang keluar dari mulutnya. semua peserta lagi-lagi dibuat ternganga menatapnya. waaw itu yang keluar dari mulut audience. gadis dengan segudang prestasi. kalau kamu berkunjung di rumahnya, piala-piala yang berjajar apik langsung menyambutmu dengan sejuta rasa kagummu. piala-piala itu akan bercerita panjang kali lebar tentang sejarah Athalla dalam meraihnya. cobalah kamu perhatikan piala yang paling atas itu. cantik bukan? berhiaskan kaca bertuliskan tinta berwarna emas dengan pita terurai berwarna merah menambah piala itu begitu anggun. itu piala kesukaannya. piala yang mampu melambungkan namanya menjadi gadis manis nan sangat cantik berjalan di atas catwalk, melenggak-lenggok dengan gemulai.
coba cermati sebelahnya lagi yang tak kalah kerennya. piala dengan gambar burung garuda itu pasti juga ikut bercerita. dua tahun lalu Athalla telah berhasil mengabadikan foto dengan piala terbaiknya. kenangan piala garuda itu menjadi kebanggaan orang tuanya karena sang gadis impiannya melaju menyisihkan orang-orang berotak cerdas dalam hitung matematis. keren bukan??? bagaimana denganmu? pasti masih berdiri di depan etalase piala kan? hemmm nikmati terus ya...
bergeserlah selangkah ke kanan. cermatilah kehebatan kawan kita Athalla ini. gadis periang dengan

Matahari - Matahari Kecil

ku langkahkan kakiku setapak demi setapak
merayu setiap pancaran cahaya yang merajuk
menghias panorama alam yang semakin rucah
menebar aroma harum di jagat raya

tak sama meski seirama
tak sama meski senada
perjalanan masih jauh melanglang
melaju secepat kaki-kaki mungil
berlarian hingga bercucuran
matahari-matahari kecilku berhamburan di pagi buta
menyambut aroma semangat dengan sejuta mimpi
merajut asa bersama-sama

matahari-matahari kecilku
berlari menembus padang gersang
tak takut gelap menghadang
tak takut terik dan badai
berlari sekuat kaki-kaki mungilnya
merajut asa menjadi nyata

Blitar,  15 Nop 2016

Stasiun Lempuyangan

Jika Blitar terbuat dari tetesan-tetesan darah para pejuang, maka Jogja tercipta dari sejuta kerinduan. Kerinduan pada keramahan...